Tangerang, MinergyNews– Sub Sektor minyak dan gas bumi masih mempunyai peran yang besar dalam memenuhi energi nasional dan mendorong ekonomi diberbagai sektor, termasuk peran dalam proses transisi energi.
“Dalam memenuhi kebutuhan energi Nasional tersebut, Pemerintah terus mendorong kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas, antara lain melalui Penandatanganan Kontrak Bagi Hasil Wilayah Kerja (WK) Ketapang yang merupakan Wilayah Kerja perpanjangan (WK Produksi) dan WK Bobara yang
merupakan hasil lelang Wilayah Kerja tahap III tahun 2023,” ungkap Dadan Kusdiana Plt. Direktur Jenderal Migas, Kamis (14/05).
Total investasi komitmen pasti dari penandatangan WK tersebut senilai USD 96.920.000 dengan total bonus tandatangan untuk kedua WK tersebut sebesar USD 1.050.000. Penandatanganan kontrak bagi hasil WK Ketapang dan WK Bobara antara Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Migas (SKK Migas) dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) ini, pelaksanaannya disaksikan oleh Menteri ESDM dan bertepatan dengan acara pembukaan IPA Convex ke-48 di ICE BSD City, Tangerang.
“Kontrak Bagi Hasil WK Bobara merupakan WK Eksplorasi dengan jangka waktu 30 tahun, sedangkan untuk WK Ketapang jangka waktu Kontraknya adalah 20 Tahun mengingat WK tersebut merupakan WK Produksi,” jelas Dadan lebih lanjut. Adapun rincian Kontrak Kerja Sama sebagai berikut:
No. | Wilayah Kerja | Kontraktor | Komitmen Pasti dan
Bonus Tanda Tangan |
1 | Bobara | – Petronas E&P Bobara Sdn. Bhd | 3 G&G study dan 2,000 Km2 Seismic 3D High Resolution; dengan total investasi senilai US$16,920,000
Bonus Tandatangan : US$50,000 |
2 | Ketapang | – PC Ketapang II ltd,
– Petronas Carigali (Ketapang) Ltd, – PT Saka Ketapang Perdana, dan – PT Petrogas Jatim Sampang Energi |
Pengeboran 2 Sumur Eksplorasi dengan total investasi senilai US$80,000,000
Bonus Tandatangan : US$1.000,000 |
Dengan penandatangan Kontrak Kerja Sama tersebut Perintah berharap para Kontraktor Kerja Sama dapat menjaga keberlanjutan produksi maupun komitmen eksplorasinya.
“Pemerintah berharap para KKKS dapat lebih berperan aktif dalam meningkatkan cadangan dan mempertahankan produksi minyak dan gas bumi serta memenuhi kebutuhan energi nasional di masa datang,” pungkas Dadan mengakhiri.